Kompetensi Dasar
3.2 : Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah yang didengar dan dibaca.
4.2 : Menyajikan hasil penggalian informasi dari teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah secara lisan, tulis dan visual dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif.
Tujuan
- Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri reklame
- Siswa dapat memberdakan antara reklame dan nonreklame
REKLAME
Reklame berasal dari bahasa Spanyol, yakni dari kata re yang berarti berulang-ulang, dan clamo yang artinya seruan. Reklame dapat diartikan sebagai seruan yang berulang-ulang dalam rangka menawarkan barang dagangan atau jasa kepada konsumen.
Reklame yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
- Jelas, singkat, dan mudah dipahami. Reklame yang baik harus menggunakan kalimat-kalimat yang singkat, terlihat jelas, serta dapat dengan mudah dipahami dan dicerna khalayak ramai
- Menarik dan mencolok. Reklame yang baik harus memiliki komposisi warna dan bentuk yang mencolok, serta memiliki desain yang menarik khalayak ramai.
- Jujur. Reklame yang baik memiliki pesan yang apa adanya dan tidak dibuat-buat.
- Dilakukan berulang-ulang. Reklame yang baik harus dipasang berulang-ulang agar banyak masyarakat yang mengetahui pesan reklame tersebut.
Jenis- jenis reklame dapat dikelompokkan menurut tujuan pengadaannya, sifatnya, tempat pemasangannya dan medianya. Berikut kelompok macam-macam reklame:
A. Menurut tujuan pengadaannya yaitu:
Reklame nonkomersial adalah reklame yang dibuat untuk kepentingan social, yaitu mengajak, menghimbau, menyampaikan informasi kepada masyarakat agar bersedia mengikuti pesan yang disampaikan. Reklame ini biasanya datang dari pemerintah pusat maupun daerah.
2. Reklame komersial
Reklame komersial adalah reklame yang dibuat untuk kepentingan bisnis. Tujuannya adalah agar mendapat keuntungan sebesar-besarnya, biasanya datang dari perusahaan atau bahan usaha milik negara maupun swasta.
B. Menurut sifatnya yaitu
1. Reklame peringatan
Reklame peringatan adalah jenis reklame yang digunakan untuk mengingatkan kepada masyarakat. Hal ini berkaitan dengan kewajiban dari lembaga pemerintah.
2. Reklame permintaan atau ajakan
Reklame permintaan atau ajakan merupakan jenis reklame yang bernada meminta atau mengajak warga masyarakat agar bersedia menerima ajakan, reklame ini biasa datang dari pihak pemerintah, swadaya masyarakat, maupun swasta.
3. Reklame penerangan
Reklame penerangan adalah jenis reklame yang informatif, itu berarti bersifat menyampaikan informasi kepada masyarakat. Biasanya sering digunakan oleh pemerintah untuk menyampaikan program-programnya.
C. Reklame menurut pemasangannya yaitu:
Reklame luar ruang merupakan reklame yang operasinya diluar rumah atau gedung. Bentuk reklame luar ruang biasanya lebih bebas dibandingkan reklame dalam ruang. Reklame jenis ini misalnya papan nama, papan reklame, spanduk, pamflet dan LED.
2. Reklame dalam ruang
Gambar reklame yang cocok dipasang didalam ruangan (indoor) adalah gambar reklame yang berukuran kecil atau sedang dengan bahan yang tidak perlu tahan oleh air dan matahari. Seperti reklame yang terdapat didalam rumah atau gedung seperti di toko-toko, supermarket, digedung bioskop, dan sebaliknya.
D. Menurut medianya yaitu:
1. Reklame audio
Media yang digunakan adalah suara atau kode bunyi-bunyian tertentu, baik dengan alat tertentu atau dengan vokal suara. Contohnya pada bentuk reklame tradisional. Tetapi reklame audio modern sekarang sudah banyak menggunakan yang melalui siaran radio.
2. Reklame visual
Media yang digunakan adalah objek yang dapat dilihat mata dan gambar, baik gambar diam maupun gambar yang bergerak (film).
3. Reklame audio visual
Menggunakan media gabungan dari audio dan visual. Contohnya pada bentuk reklame yang ditayangkan di televisi, slide atau vidio klip. Penyampaian reklame ini dianggap paling berhasil karena menarik dan lebih mudah dipahami.
Perkembangan teknologi sendiri juga diikuti oleh perkembangan pada jenis dan visual yag ditampilkan oleh papan reklame, reklame bukan lagi hanya dalam pengertian sederhana seperti spanduk dan sejenisnya. Namun berkembang baik dalam ukuran maupun bentuk tampilan visualnya yang mengikuti kemajuan teknologi itu sendiri.
Sebagai media iklan yang ditampilkan di area luar ruang (outdoor advertising) memiliki berbagai macam tipe dan bentuk yang jumlahnya sangat banyak serta beraneka ragam, seperti :
Billboard, baliho, megatron, videotron, neon box, pylon sign, spanduk, banner, dll. Dari istilah dan nama diatas sebenarnya memiliki fungsi yang sama sebagai alat propaganda promosi, hanya dari segi bentuk kontruksi, dan visualnya saja yang memiliki perbedaan.
Berikut jenis-jenis reklame yang kita kenal yaitu:
1. Billboard
Pengertian billboard adalah bentuk promosi iklan luar ruang dan memiliki ukuran yang cukup besar. Dalam arti yang sebenarnya billboard adalah bentuk poster dengan ukuran besar dan diletakkan tinggi ditempat tertentu yang ramai dilalui orang. Billboard termasuk model reklame luar ruang yang paling banyak digunakan. Perkembangannya pun cukup pesat. Sekarang di zaman era digital ini, billboard pun menggunakan teknologi baru sehingga muncullah istilah yang disebut digital billboard. Kontruksi billboard bersifat permanen, sebagaimana pemasangannya berdiri sendiri, menempel bangunan dengan kontruksi tetap.
Billboard biasanya berbentuk persegi dan dibuat dengan menggunakan bahan kayu, logam, fiberglas, kain, kaca, plastik, atau bahan lainnya. Pemasangan billboard biasanya berdiri sendiri, yaitu dengan konstruktsi tetap. Namun, ada juga billboard yang dipasang pada bangunan lain, misalnya di atas toko.
Fungsi Billboard Secara Umum
Secara umum fungsi billboard adalah sebagai media informasi untuk menyampaikan pesan tertentu kepada khalayak. Adapun beberapa fungsi billboard adalah sebagai berikut:
- Sebagai media promosi yang dipasang di luar ruangan sehingga dapat dilihat oleh khalayak.
- Sebagai media iklan untuk meningkatkan penjualan suatu produk.
- Sebagai cara untuk melakukan branding suatu merek atau produk.
- Sebagai media penyampai informasi singkat kepada masyarakat umum.
Ciri-ciri Billboard
Billboard memiliki beberapa ciri khusus yang membedakannya dengan media informasi lainnya. Adapun ciri-ciri billboard adalah sebagai berikut:
- Billboard memiliki ukuran yang besar dengan perbandingan tinggi dan lebar 2:3.
- Penggunaan warna pada billboard umumnya menggunakan warna kontras sehingga lebih mudah terlihat dan dibaca.
- Huruf dan ilustrasi pada billboard dibuat berukuran besar sehingga dapat terlihat dan dibaca oleh khalayak sambil lalu.
- Biasanya billboard ditempatkan di area yang sering dilewati, misalnya di pertigaan atau perempatan jalan utama.
Kelebihan dan Kekurangan Billboard
Sama halnya dengan media informasi lainnya, billboard juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan tersendiri. Adapun beberapa kelebihan dan kekurangan billboard adalah sebagai berikut:
Kelebihan Billboard
- Dapat digunakan untuk menyampaikan informasi secara singkat dan jelas.
- Billboard merupakan media komunikasi dan informasi yang dapat menjangkau daerah lokal.
- Billboard merupakan media informasi yang efektif dan tepat sasaran bagi khalayak tertentu bila ditempatkan di area yang tepat.
Kekurangan Billboard
- Karena ukurannya yang cukup besar, billboard membutuhkan area yang cukup luas untuk pemasangannya.
- Karena berada di luar ruangan, kondisi fisik billboard bisa cepat mengalami kerusakan bila sering terjadi perubahan cuaca.
- Informasi di billboard cenderung tidak terlihat jika dipasang pada area tertentu dimana jarang pejalan kaki dan pengendara mobil melaju kencang.
2. Baliho
Selain billboard di Indonesia juga dikenal baliho, perbedaannya terletak pada permanen atau tidaknya tempat billboard itu sendiri. Jika tempatnya merupakan konstruksi sementara atau semi permanen maka billboard tersebut disebut baliho. Baliho bahannya bisa berupa kayu, logam, kain, fiberglass dan sebagainya. Isinya merupakan informasi jangka pendek mengenai acara (event) tertentu atau kegiatan yang bersifat insidentil.
Adapun ciri-ciri baliho yang diantaranya yaitu:
- Mempromosikan suatu produk dan event
- Ukurannya besar
- Diletakkan di tempat khusus dipinggiran jalan
Adapun fungsi dan manfaat baliho yang diantara yaitu:
- Menyampaikan materi iklan
- Sebagai media promosi yang mudah untuk dilakukan sebab biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar
- Dapat dilakukan secara instant atau promosi kontemporer
- Untuk menaikan penjualan atau market
- Dan untuk menaikan pamor atau popularitas si pengiklan
3. Spanduk
Spanduk adalah jenis reklame visual yang terbuat dari kain yang memanjang, dipasang melintang diatas jalan atau diantara dua tiang.
Spanduk merupakan media cetak yang memiliki fungsi sebagai media promosi atua pemberitahuan kepada publik. Pemasangan spanduk biasanya dipasang di pinggir jalan yang mudah dilihat oleh orang sekitar atau pengguna jalan.
Spanduk yang ada pada jaman sekarang merupakan media promosi yang cukup populer saat ini, dikarenakan harga dari spanduk yang cukup murah dan juga proses dari pengerjaannya yang cepat.’
Jenis – Jenis Spanduk:
1. Spanduk Sablon
- Kelebihan ialah sehari bisa jadi 100 spanduk
- Kelemahan yaitu apabila campuran catnya tidak pas maka akan luntur bila kena air
2. Spanduk Spray
- Kelebihan yakni lebih tahan terhadap air
- Kelemahan yaitu pengerjaan lebih lama
3. Spanduk Printing
- Kelebihan merupakan hasil lebih bagus karena bisa full colour
- Kelemahan yaitu harganya masih tergolong cukup mahal
Ciri – Ciri Spanduk
- Biasanya memiliki ukuran 90/100 x 800 cm
- Bahannya terbuat dari kain berbentuk persegi panjang.
- Memiliki desain dan kalimat untuk menyampaikan ide atau gagasan.
- Kalimatnya pendek dan tulisannya besar.
- Warnanya mencolok agar mudah dilihat dan dibaca.
- Biasanya diletakkan di tepi jalan, di depan bangunan, atau di tempat yang banyak dilihat orang.
Ukuran Spanduk
- Spanduk dengan bahan dasar kain TC dengan cat extender berukuran 7 x 1,15 m dan 7 x 0,9 m.
- Spanduk berupa umbul-umbul berbahan dasar kain dan berukuran 5 x 0,9 m dan 5 x 1,15 m yang dapat dibuat untuk berbagai keperluan Anda.
4. Poster
Poster merupakan reklame berupa gambar dan tulisan pada selebaran kertas dan ditempel di tempat-tempat umum. Poster merupakan sebuah media dua dimensi visual yang berisi gambar serta pesan singkat tertulis yang bertujuan untuk menyampaikan hal-hal khusus dan mampu memengaruhi orang-orang yang melihatnya.
Seperti media penyampaian informasi lainnya, poster juga memiliki ciri-ciri khusus.
Ciri ciri poster, antara lain:
1. Langsung menarik perhatian ketika terlihat orang.
2. Menggunakan bahasa yang padat, singkat, jelas dan mudah dipahami.
3. Mengandung kalimat-kalimat persuasif atau bersifat ajakan.
4. Menggunakan gambar/sketsa/lukisan dan perpaduan warna
5. Dapat meninggalkan kesan, meski dibaca sambil berlalu.
6. Isi tidak bertele-tele.
7. Dipasang pada permukaan yang rata dan di lokasi yang strategis atau di tempat umum.
8. Terdiri dari huruf, angka, simbol, gambar atau perkombinasiannya.
9. Didesain di atas sebuah kertas atau kain.
Tujuan poster di antaranya adalah:
1. Masyarakat menjadi tahu tentang kegiatan atau acara yang akan dilaksanakan.
2. Menjadikan produk atau jasa kita dikenal dan digunakan oleh masyarakat.
3. Mengingatkan masyarakat tentang hal yang seharusnya dilakukan.
4. Mengingatkan masyarakat agar menghindari hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Fungsi Poster:
1. Fungsi poster adalah untuk menyampaikan informasi.
2. Fungsi poster adalah media promosi barang ataupun jasa.
3. Sarana bagi para desainer grafis untuk berkreativitas.
Jenis Poster Berdasarkan Isi
Dengan melihat isi di dalamnya, poster dapat digolongkan menjadi berbagai jenis:
- Poster niaga, yaitu poster yang dibuat dengan tujuan untuk menawarkan barang dan/atau jasa.
- Poster layanan masyarakat adalah poster yang memuat informasi untuk mengedukasi masyarakat secara umum tentang suatu hal.
- Poster kegiatan, merupakan media untuk memberitahukan tentang suatu kegiatan yang akan diselenggarakan.
- Poster pendidikan, yakni poster yang memiliki tujuan untuk mendidik masyarakat. Biasanya berhubungan dengan dunia pendidikan dan dipasang di sekolah-sekolah.
Jenis Poster Berdasarkan Tujuan
- Poster kampanye adalah jenis poster yang digunakan untuk menarik simpati masyarakat terhadap partai politik serta calon yang akan maju dalam pemilihan umum.
- Poster 'cheesecake' adalah sebutan untuk poster yang digunakan untuk menarik perhatian dan minat publik.
- Poster film yaitu poster yang dibuat khusus untuk mempromosikan suatu film yang akan atau sedang tayang di bioskop.
- Poster buku dan/atau komik memiliki pengertian yang sama dengan poster film. Kesamaan tersebut yaitu untuk mempopulerkan suatu buku atau komik yang dijual di toko buku.
- Poster propaganda yaitu poster yang berisikan kalimat yang bertentangan dengan pemerintahan berwenang.
- Poster 'dicari' (dalam Bahasa Inggris poster 'wanted') merupakan jenis poster memuat informasi penjahat yang sedang menjadi buronan, orang hilang, atau bahkan mengenai lapangan pekerjaan.
- Poster riset yaitu poster yang bertujuan untuk menginformasikan mengenai sebuah kegiatan riset.
- Poster afirmasi adalah poster yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada pembaca.
- Poster komersial memiliki pengertian yang sama dengan poster niaga, yaitu untuk mempromosikan suatu produk agar makin dikenal masyarakat dan meningkatkan angka penjualan.
5. Brosur
Salah satu jenis reklame yang sering dijumpai adalah brosur. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan brosur? Brosur adalah salah satu media yang digunakan untuk dapat menyampaikan promosi. Umumnya, brosur ini berbentuk selembaran kertas yang berisi barisan kata serta juga informasi suatu produk dan ditambah sedikit gambar pendukung. Brosur ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
- Pernyataan pesannya selalu tunggal
- Dibuat bertujuan untuk menginformasikan, mengedukasi, dan membujuk atau mempengaruhi orang/pelanggan untuk membeli atau mengadopsi pesan yang disampaikan.
- Diterbitkan hanya sekali, tetapi bisa dicetak ulang berkali-kali baik dengan diperbarui maupun tidak
- Brosur harus bisa menarik perhatian pelanggan atau publiknya
- Mempunyai sisten distribusi sendiri yang bukan merupakan bagian dari media lainnya
- Desainnya haruslah menarik.
Tentunya brosur yang baik adalah brosur yang memiliki bagian-bagian agar brosur terlihat rapi dan informatif. Berikut bagian-bagian dari brosur.
1. Pesan dalam Brosur
Penggunaan kalimat yang menarik dalam pembuatan brosur sangat penting. Hal tersebut bertujuan untuk menarik minat pembaca.
2. Ilustrasi
Agar brosur lebih menarik, tentunya perlu memilih ilustrasi yang tepat sehingga pesan pada brosur dapat tersampaikan.
3. Komposisi Warna
Komposisi warna pada vrosur harus selaras dengan ilustrasi yang digunakan. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan kesan menyatu
4. Tipografi
Pilihlah jenis huruf yang nyaman bagi pembaca. Jangan pilih jenis huruf yang sulit untuk dibaca meskipun huruf tersebut artistik.
5. Layout
Layout membantu calon konsumen mudah memahami konten yang ada dalam brosur. Menentukan layout juga membantu untuk pemilihan ukuran kertas dan bahan yang cocok digunakan. Oleh karena itu sangat penting membuat sketsa layout brosur sebelum melakukan desain brosur.
Biasanya brosur ini dibagikan kepada masyarakat umum dengan harapan masyarakat bisa mengetahui produk tersebut. Brosur yang sering ditemukan diantaranya brosur tentang makanan, bahasa Inggris, sekolah dan lain sebagainya.
. Mobile
Mobile merupakan reklame berbentuk media tiga dimensi yang dapat bergerak. Baik bergerak sendiri karena ditiup angin atau dengan mesin motor penggerak bertenaga listrik.
7. Neon box
Neon box adalah jenis reklame yang terbuat dari sinar lampu yang tersusun berwarna- warni.
8. Videotron
Videotron adalah full colours LED Display yang mampu menampilkan teks, gambar atau video dan berbagai animasi dengan semua indeks warna.
. Megatron
Dan jika sebuah billboard mengikuti perkembangan era digital sudah menampilkan elektronik berupa gambar bergerak-gerak, maka billboard tersebut sudah termasuk media reklame modern yang disebut megatron.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar